Nutrition Department held a Judicium Ceremony in Academic Years 2016/2017
Nutrition Department, Faculty of Health
Sciences held a Judicium Ceremony for its Undergraduate Student in
Academic Years 2016/2017. The ceremony held on Friday 15th September
2017, at Room 811 Esa Unggul University Building. Not less than 93
graduates attends this event. This Ceremony is different from previous
period due to English language used in this event, this also marked
nutrition department’s mission to use English language as daily basis
especially on Friday (English Day for Nutrition Department) and also
showing nutrition department’s determination to become international
level campus, not to mention about our goal to open the first
International Class for Bachelor Program in Nutrition. After the
Judicium ceremony, all graduates and faculty member held one baloon,
marching campus building and then release it together as a symbol of
releasing their dream into the highest place. All faculty member wishes
all the graduates who attend Judicium ceremony to be successful, and can
be responsible, competent in the nutrition science and being able to
bring a good name of Nutrition Department, Faculty Of Health Sciences,
Esa Unggul University. Gongraduation!!
Begini Loh Proses Kehidupan Manusia Versi Mahasiswa Ilmu Gizi
Proses Kehidupan Manusia Versi Mahasiswa Ilmu Gizi
Begini Loh Proses Kehidupan Manusia Versi Mahasiswa Ilmu Gizi
Esaunggul.ac.id, Jakarta Barat, Lobi Gedung Utama Universitas Esa Unggul terlihat sesak oleh mahasiswa yang berkumpul untuk melihat beberapa stand yang didirikan oleh mahasiswa Fakultas Ilmu Gizi. Tampak 12 stand yang menceritakan proses kehidupan manusia mulai dari sperma hingga lansia didirikan untuk menyemarakkan acara dari mahasiswa/i Ilmu Gizi yang mengambil tema “Life Cycle” tersebut.
Ketua Pelaksana acara Pameran Pengembangan Media Komunikasi Prodi Ilmu Gizi Paulus Sugiarto mengatakan acara ini diselenggarakan untuk memenuhi kewajiban dari para mahasiswa semester 4 pada mata kuliah Pengembangan Media Komunikasi. “Pameran ini sendiri digelar untuk menyelesaikan tugas mata kuliah Pengembangan Media Komunikasi, dalam hal ini mata kuliah itu bertujuan untuk mempresentasikan dan mensosialisasikan kepada masyarakat umum mengenai kehidupan kita,” tutur Paulus di Lobi Utama, Universitas Esa Unggul, Jumat (09/06/2017).
Selain itu, Paulus pun menerangkan stand-stand yang didirikan merupakan representasi atau tahapan manusia mulai sejak dari sprema hingga akhir hayatnya. posisi dari stand-stand itu pun diatur sedimikan rupa, untuk menunjukan tahapan-tahapan yang dilalui oleh seorang manusia. “Kami kan mengambil tema Life Cycle, stand pertama yang ada diujung itu menunjukan kehidupan manusia saat masih sperma, berturut-turut nanti ada stand hamil, saat menyusui, saat balita, remaja, dewasa, sampai lansia,” ujarnya.
Mahasiswa semester 4 itu juga menambahkan pengunjung yang datang ke stand di pameran tersebut sangat antusias untuk mengetahui cara pola hidup yang sehat, bahkan sejauh ini pengunjung yang datang ke stand Ilmu Gizi tersebut bukan hanya dari mahasiswa Ilmu gizi namun mahasiswa dari jurusan lain pun banyak yang tertarik untuk sekedar bertanya dan melihat stand yang didirikan.
Stand-stand Life Cycle Ilmu Gizi
“Banyak sih mahasiswa yang ingin mengatahui apa saja sih informasi yang ada di stand, ini pun kami manfaatkan untuk mensosialisasian hidup sehat itu seperti apa sih? karena selama ini kan mahasiswa kehidupannya bebas banget, mulai dari makanannya hingga pergaulannya, makanya kami sangat peduli untuk memberitahu mereka,” ujarnya
Selain stand mengenai alur kehidupan, stand yang didirikan juga memuat informasi mengenai berbagai macam info kesehatan. Mulai dari informasi mengenai kesehatan menstruasi hingga berat badan ideal bagi anak muda. Salah satu penjaga stand mengenai menstruasi Helen Aprilia menerangkan stand yang didirikan oleh empat orang temannya itu menjelaskan tentang alur menstruasi dan hal-hal apa saja yang dilarang selama mentruasi.
“Stand kami ini sih mengenai wanita, jadi menjelaskan tentang siklus menstruasi hal-hal apa saja sih yang dilarang dalam menstruasi, makanan apa saja yang dapat menyebabkan sakit saat menstruasi.” tuturnya.
Helen pun mengatakan sejauh ini standnya banyak sekali yang mengunjungi terutama dari kalangan wanita yang ingin tahu siklus menstruasi yang baik. “Alhamdullilah sih, banyak banget yang berkunjung ke stand kami terutama cewek-cewek. Tapi cowok-cowok juga banyak sih yang bertanya, ya kemungkinan sih mereka bertanya untuk dikasih tahu ke pacaranya,” ujarnya.
Sementara itu salah satu pengunjung stand pun mengapresiasi kegiatan yang diselenggarakan oleh mahasiswa Ilmu Gizi, seperti yang dikatakan oleh Hendra Wijaya mahasiswa semester akhir jurusan Hukum ini menganggap kegiatan ini sangat informatif bagi mahasiswa yang minim dengan pengetahuan mengenai informasi kesehtan.
“Bagus banget sih mereka mengadakan acara seperti ini, saya sebagai mahasiswa yang tidak berkecimpung di dunia kesehatan biasanya kurang aware sama kesehatan diri sendiri, jadi dengan kegiatan ini saya bisa mengetahui info kesehatan,” ujar Hendra.
Hendra pun mengatakan sangat tertarik dengan stand ibu menyusui, dikarenakan dirinya telah mempunyai anak sehingga informasi tersebut menurutnya amatlah sangat bermanfaat untuk buah hatinya. “Tertarik banget sih sama stand ibu menyusui, kan saya udah punya anak nih jadi dapat informasi apa saja sih yang harus dilakukan saat menyusui,” terangnya.
Ia pun berharap kegiatan positif yang dilakukan oleh anak-anak mahasiswa seperti Ilmu Gizi ini dapat terselenggara kembali karena bermanfaat dan informatif bagi mahasiswa dan masyarakat. “Mungkin tahun depan atau nantinya dapat diselenggarakan kembali acara seperti ini biar mahasiswa dan masyarakat lebih aware kepada kesehatannya,” tutupnya.
Peranan Gizi, Fisioterapi dan Kebugaran Menuju Indonesia Sehat Bugar dan Berprestasi
Prodi Ilmu Gizi Universitas Esa Unggul
Gelar Seminar “Peranan Gizi, Fisioterapis dan Kebugaran Menuju Indonesia
yang Sehat Bugar dan Berprestasi”
Program Studi Ilmu Gizi Universitas Esa
Unggul gelar seminar gizi olahraga dengan mengangkat tema “Peranan Gizi,
Fisioterapi dan Kebugaran Menuju Indonesia Sehat Bugar dan Berprestasi”
di Ballroom Kemala Universitas Esa Unggul, Selasa (22/11).
Ketua Jurusan Ilmu Gizi Universitas Esa
Unggul, yang juga menjadi Ketua Umum ANOKI Mury Kuswari, S.Pd, M.Si
menyampaikan, berharap dengan ilmu yang diserap disaat magang nanti pada
pusat kebugaran ternama, dapat menambah kompetensi para mahasiswa
sehingga bisa menjadi ahli gizi yang handal tentunya.
“Semoga para mahasiswa jurusan ilmu gizi akan dapat menambah
pengetahuan yang diharapkan dapat menambah kompetensi ilmu untuk menjadi
ahli gizi yang handal,” ujarnya.
Pembicara di Acara Seminar Gizi Olahraga
Masih menurutnya, keinginan untuk
mendukung atlit Indonesia yang berlaga di tingkat Internasional (Asian
Games, Sea Games, dan Olimpiade) dalam pemenuhan strandar gizi para
atlit agar supaya pemenuhan gizi dapat terpenuhi dengan baik.
Saat Penandatanganan MOU dengan Vice President Gold’s Gym
Dalam acara tersebut juga dilakukan
Penandatanganan MOU antara Universitas Esa Unggul dan Gold’s Gym
Indonesia yang disaksikan oleh Direktur Gold’s Gym Indonesia, Deputi 3
Kemenpora dan Ketua Asosiasi Institusi Pendidikan Tinggi Gizi Indonesia,
dengan pembicara: Nano Oerip (national Program and Development Manager
Gold Gyms Indonesia), Mury Kuswari (Ketua Prodi Gizi Universitas Esa
Unggul), Syahmirza Indra L (Dekan Fakultas Fisioterapi Universitas Esa
Unggul dan Feri Ferdian (fitness Training Facilitator Golds Gym
Indonesia)
Pembicara di Acara Seminar
Pada kesempatan yang sama mewakili
Kemenpora hadir juga Deputi III Bidang Pembudayaan Olahraga Kemenpora,
Dr. R. Isnanta, M.Pd mengemukakan bahwa kedepan ia berharap atlet
nasional dapat lebih memperhatikan asupan gizi, karena setiap cabang
olah raga tentunya mempunyai kebutuhan asupan gizi yang berbeda beda ,
tidak dapat dipukul rata semua atlet. Tetapi ia juga melihat
pendampingan tenaga professional seperti ahli gizi kepada atlet nasional
mempunyai pendanaan yang tinggi terhadap profesionalisme profesi
tersebut, hal itu berkaitan lagi dengan anggran yang dimiliki.
Atlet merupakan individu yang memiliki
kemampuan organ tubuh yang lebih baik dibandingkan dengan orang biasa.
Atlet dituntuk untuk memiliki kemampuan yang baik saat latihan maupun
bertanding, oleh karena itu dibutuhkan asupan gizi yang baik dalam upaya
mengisi bahan bakar dari tubuh atlet itu sendiri.
Peranan ahli gizi dalam kegiatan
olahraga semakin dibutuhkan untuk mengatur makanan dalam rangka menjaga
kesehatan, adaptasi latihan, dan meningkatkan performa selama sesi
latihan dan perlombaan. Pada atlet, kebutuhan zat gizi merupakan bagian
yang penting karena menjadi salah satu faktor penentu prestasi atlet.
Mengkonsumsi zat gizi yang benar akan membantu dalam menyediakan energi
saat berolahraga dan menyempurnakan proses pertumbuhan dan perkembangan
tubuh. Kebutuhan gizi seorang atlet akan lebih besar dibandingkan
non-atlet karena metabolisme di dalam tubuh atlet lebih tinggi.
Ditempat yang sama, Vice President
Gold’s Gym Windy Prastiwi mengatakan dengan 22 Club yang ada diseluruh
indonesia dan 17 diantara ada di jakarta tentunya akan menjadi tempat
para mahasiswa jurusan Gizi Universitas Esa Unggul untuk menambah ilmu
Kejurusan dengan Gizi.
Foto Bersama
“Kami berkerjasama dengan Universitas
Esa Unggul karena kampus ini mempunyai jurusan bersinggungan dengan Gizi
dan Olahraga, karena itu jalinan kerjasama ini akan memberikan manfaat
dalam pengembangan ilmu Gizi tentunya,” ujar Windy.
Digelarnya seminar ini untuk
membangkitkan dan membangun pentingnya kesadaran dan perilaku gizi
seimbang dalam mengatasi masalah gizi masyarakat Indonesia
“Semoga para mahasiswa jurusan ilmu gizi
akan dapat menambah pengetahuan yang diharapkan dapat menambah
kompetensi ilmu untuk menjadi ahli gizi yang handal.